loader

Please Wait ...

Meyrza Ashrie Tristyana
| Senin, 19 Okt 2020

"Jangan sampai di sana tidak ada protokol kesahatan..."

Putra Nababan mengingatkan untuk menggenjot sektor pariwisata di Tanah Air bangkit dari keterpurukan sebagai dampak pandemi, dibutuhkan promosi amunisi berupa imajinasi yang tinggi, cita-cita, dan kreativitas yang ekstra, dan semua itu sangat berpotensi dilahirkan dari tangan-tangan aktif nan kreatif Generasi Muda di media sosial.

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Putra Nababan mengingatkan untuk menggenjot sektor pariwisata di Tanah Air bangkit dari keterpurukan sebagai dampak pandemi, dibutuhkan promosi amunisi berupa imajinasi yang tinggi, cita-cita, dan kreativitas yang ekstra, dan semua itu sangat berpotensi dilahirkan dari tangan-tangan aktif nan kreatif Generasi Muda di media sosial.

Namun, lanjut Putra, semua promosi itu jangan merupakan 'rayuan gombal', sehingga perlu 'kemampuan merayu' dengan catatan yang jelas protokolnya. Ia mencontohkan dalam mempromosi sebuah objek wisata, jelas sampai di sana ada destinasinya, arung jeramnya ada, panjat tebing ada. 

"Jangan sampai di sana tidak ada protokol kesehatan dan keamanannya. Wisatawan jadi gamang. Itulah perlu kreativitas adek-adek sekalian dengan menggunakan teknologi. Jangan mudah patah arang dengan teknologi yang kalian punya. Ini soal kreativitas kita," ungkap Putra dalam Bimtek Penguatan Promosi Wisata Minat Khusus Melalui Media dengan Penerapan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental sustainability) di Fave Hotel Jakarta, Jumat (16/10).

QUOTE
quote
quote
quote
quote
quote