loader

Please Wait ...

Ali Imron Hamid
| Sabtu, 20 Jun 2020

Sekolah Negeri Dinilai Jadi 'Anak Emas' Pemerintah

Saat negara memperhatikan guru honorer maupun PNS di sekolah negeri, pemerintah kerap luput dengan guru swasta.
Sekolah Negeri Dinilai Jadi 'Anak Emas' Pemerintah

Jakarta, Medcom.id - Anggota Komisi X DPR Putra Nababan menilai masih ada dikotomi atau pembedaan, antara sekolah negeri dan swasta. Pemerintah dinilai terlalu memprioritaskan sekolah negeri dalam banyak aspek.
 
"Bukan hanya merasa, tapi bisa dilihat secara langsung bagaimana perbedaan," kata Putra dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi X DPR melalui konferensi video, Kamis, 18 Juni 2020.
 
Putra menjelaskan, saat negara memperhatikan guru honorer maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) di sekolah negeri, pemerintah kerap luput dengan guru swasta. Terlebih, di era pandemi, banyak orang tua yang menolak membayar iuran di sekolah swasta.

"Akhirnya banyak guru swasta yang hanya dibayar Rp200 ribu. Karena orang tua tidak bayar SPP karena merasa tidak menggunakan fasilitas," ujar dia.
 
Menurut Putra, hal ini harus menjadi perhatian pemerintah. Toh, sekolah swasta memiliki tujuan yang sama dengan sekolah negeri. "Sama-sama mencerdaskan anak bangsa. Jadi saya sampaikan kondisi ini jangan ada dikotomi," lanjut Putra.
 

QUOTE
quote
quote
quote
quote
quote